Profile Joaquin Gomez, Pelatih Baru Borneo FC: Pernah Jadi Pelayan Restoran di Inggris

KALTIMS.COM - Pelatih kepala Borneo FC yang baru, Joaquin Gomez, yang berasal dari Spanyol, mempunyai pengalaman unik. Dahulu, sebelum menjadi pelatih, ia bekerja sebagai pelayan di sebuah restoran di Kota Brighton, Inggris, untuk bertahan hidup. Pengalaman itu dibagikan Joaquin Gomez kepada New York Times tentang perjalanannya menuju dunia kepelatihan yang tidak biasa.

Perjalanan Joaquin Gomez menuju dunia kepelatihan memang "bujur-bujur kada biasa". Berbeda dengan kebanyakan pelatih, ia tidak memiliki latar belakang sebagai pemain sepak bola profesional. Gomez memulai semuanya dari nol dengan tekad kuat membangun karirnya.

Joaquin Gomez bermain sepak bola semi-profesional di Sotillo de la Adrada, dekat Madrid. Ia tiba di Inggris tanpa arah yang jelas, tanpa pekerjaan, tabungan terbatas, dan hanya menguasai bahasa Inggris dasar.

Satu-satunya yang dimiliki Joaquin Gomez adalah pendidikan dan ilmunya. Ia meraih gelar Sarjana Ilmu Olahraga dan Magister Pendidikan dari Universitas Camilo Jose Cela di Spanyol. Ia juga memiliki UEFA Pro Licence.

Sebelumnya, Joaquin Gomez bekerja sebagai asisten pelatih di Parla Escuela, klub divisi kelima di Spanyol. Dengan ilmu dan sertifikasi tersebut, Joaquin Gomez masih jauh dari mimpinya.

Joaquin Gomez memilih Brighton sebagai kota pertamanya untuk mengejar cita-cita. Namun, kenyataan di Inggris sangat berbeda. Tanpa pekerjaan di dunia sepak bola, Gomez harus menerima kenyataan dan mencari cara untuk bertahan hidup.

"Kami memilih Brighton karena kami mendengar itu salah satu kota terbaik di Inggris," ungkap Joaquin Gomez. "Kami memesan hotel selama dua malam pertama, yang sangat mengerikan. Kemudian, kami tinggal dengan keluarga angkat selama dua minggu. Itu sangat sulit," kisahnya lagi.

Joaquin Gomez bekerja sebagai pelayan di restoran dan kedai kopi. Meskipun sulit, dia melihatnya sebagai kesempatan untuk bertahan hidup sambil mencari peluang bekerja di klub sepak bola.

Kesempatan pertama dalam karier kepelatihan akhirnya terbuka saat Albion in The Community memberikan peluang padanya untuk melatih anak-anak di bawah usia tujuh tahun. Ini adalah langkah pertama yang mengarahkannya lebih dekat pada dunia sepak bola profesional.

Setelah lebih dari satu dekade penuh perjalanan yang tak selalu mulus, Joaquin Gomez tiba di Indonesia. Dia resmi dipercaya sebagai Pelatih Kepala Borneo FC. Tugas besar kini menantinya: mengangkat performa Pesut Etam yang sekarang berada di peringkat ke-10 dengan 26 poin di klasemen sementara.

Di hari yang sama dengan kedatangannya di Samarinda, Joaquin Gomez langsung melatih skuad Pesut Etam di Pusat Latihan Borneo FC. Di depan suporter yang penasaran, Joaquin Gomez memberikan menu latihan teknik untuk mempersiapkan pertandingan melawan Arema FC di Stadion Batakan, Balikpapan, dalam lanjutan Liga 1 BRI 2024/2025. Yang menarik, ia terlihat sangat detail dalam memberikan instruksi. Jelas, kecerewetan ini diharapkan dapat meningkatkan prestasi Borneo FC dalam menghadapi sisa pertandingan. [AHS/**]

Profil Joaquin Gomez :

1. Nama: Joaquin Gomez Blasco
2. Tanggal Lahir: Sotillo de la Adrada, Madrid, 25 Juli 1986
3. Umur: 38 tahun
4. Kewarganegaraan: Spanyol
5. Lisensi Kepelatihan: UEFA Pro Licence

Karir Kepelatihan :

1. Parla Escuela (2009-2010): Asisten Pelatih
2. Brighton & Hove Albion (2010-2013): Pelatih Tim Muda
3. Brighton & Hove Albion (2013-2015): Asisten Pelatih
4. Luton Town (2016-2019): Asisten Pelatih
5. Stoke City (2019): Asisten Pelatih
6. Cartagena (2019): Asisten Pelatih
7. Finland U21 (2019-2020): Asisten Pelatih
8. SJK (2020): Asisten Pelatih
9. HIFK (2021): Pelatih Kepala
10. SJK (2022-2023): Pelatih Kepala
11. Al Qadsiah (2023-2024): Asisten Pelatih
12. Volos (2024): Pelatih Kepala
13. Borneo Samarinda (2025-sekarang): Pelatih Kepala