KALTIMS.COM - Borneo FC dalam beberapa hari terakkhir dikabarkan mengakhiri kerja sama dengan pelatih mereka asal Belanda, Pieter Huistra. Adapun isu itu berkembang karena performa tim yang tidak memuaskan di putaran BRI Liga 1 2024/2025. Keputusan ini diambil setelah mereka hanya mengumpulkan 26 poin dari 18 pertandingan, dan berada di posisi ke-10 klasemen.
Prestasi Pieter Huistra di Borneo FC sebenarnya tak buruk. Selama menjabat sebagai pelatih Borneo FC, Pieter Huistra mencatatkan prestasi yang impresif dengan 38 kemenangan, 15 seri dan 19 kekalahan.
Prestasi terbaiknya adalah membawa Borneo FC finish di posisi pertama BRI Liga 1 2023/2024 sistem reguler series. Ini merupakan prestasi kedua Pieter di Asia, setelah sebelumnya menjadi juara bersama Pakhtakor di Liga Uzbekistan pada 2021.
Pieter juga dikenal sebagai pelatih yang piawai mencetak pemain muda baru. Sayang serangkaian kekalahan, setidaknya dalam lima pertandingan terakhir menjadi puncak kekecewaan. Sebab Borneo FC hanya meraih empat poin karena menuai tiga kekalahan, satu hasil imbang dan satu kemenangan.
Kekalahan terakhir 1-3 dari Semen Padang di kandang sendiri menjadi titik akhir kerja sama dengan Pieter Huistra. Sebelumnya, Borneo FC juga dihancurkan Persik Kediri dengan skor 0-4 di hadapan pendukung sendiri serta kalah 4-0 saat bertandang melawan Buriram United di Thailand dalam Asean Club Championsip (ACC) 2024/2025. Pertandingan melawan Semen Padang juga menguatkan prediksi banyak pihak, Pieter Huistra tak lanjut sebagai nahkoda Pesut Etam. Sebab, ia tidak terlihat mendampingi tim di lapangan, dan digantikan oleh asisten pelatih Demerson Bruno Costa, yang ditunjuk sebagai kareteker.
Pieter Huistra memiliki pengalaman luas di sepak bola Indonesia dan internasional. Ia pernah mengisi Direktur Teknik PSSI pada tahun 2014-2015 an sempat menjadi Ppelatih interim Timnas Indonesia (2015). Selain itu, ia juga pernah menjadi pelatih Pelita Bandung Raya (2015-2016) serta Pelatih Pakhtakor (Uzbekistan) dan berhasil menjuarai Liga Uzbekistan 2021
Disisi lain, meskipun banyak berita menyebutkan pemecatan Pieter Huistra telah terjadi, Borneo FC sendiri belum secara resmi mengumumkan keputusan ini. Demikian pula dengan penggantinya. Dari informasi yang didapat Kaltims.com, seorang pelatih dengan lisensi Pro UEFA yang pernah menanggani klub Liga Inggris dan Arab Saudi, menjadi kandidat kuat untuk menggantikan posisi Pieter Huistra. Namun, belum ada konfirmasi resmi dari Borneo FC. [AHS/**]