KALTIMS.COM - Setelah mengumumkan pemecatan Pieter Huistra pada Kamis, 16 Januari 2025, Borneo FC Samarinda langsung menunjuk Joaquin Gomez sebagai pelatih kepala baru. Pria 38 tahun dari Madrid, Spanyol, ini memiliki pengalaman luas di Eropa dan Asia.
Dari rekam jejaknya, Joaquin Gomez pernah tercatat sebagai analis di klub Liga Inggris, Derby County, asisten pelatih di Brighton, Luton, dan Stoke City. Ia juga pernah menjadi pelatih timnas Finlandia U-21, Al-Qadsiah, dan pelatih kepala di SJK Seinajoki, Helsinki IFK, dan Volos NPS.
Namun, sebagian besar fans Borneo FC memandang sebelah mata. Mereka mengomentari cara klub memperkenalkan pelatih barunya. "Ohh, di rekomendasi meta," tulis @ahyard15. "Jadi harap di maklum klo nanti bapuk," timpal @rizkynoermoehama.
Sebagai informasi, akun resmi klub memperkenalkan Joaquin Gomez dengan video gimmick sedang chatingan dengan akun Meta dan direkomendasikan nama Joaquin Gomez. Namun ada juga yang berharap Joaquin Gomez bisa membawa Borneo FC ke papan atas Liga 1 dan mengangkat performa pemain muda. Dengan jam terbang tinggi dengan pemain usia muda serta banyakknya pemain muda di Borneo FC saat ini, Joaquin Gomez diharapkan mampu meracik taktik tepat untuk Pesut Etam.
Presiden Borneo FC pun menunjukkan keyakinan dengan menulis "Bismillah" disertai emoticon bertepuk tangan. Tanda ia yakin dan kepercayaan penuh terhadap kedatangan Joaquin Gomez. Terlebih, Borneo FC dikenal sukses dalam pergerakan bursa pemain dan pelatih. Contoh nyata, ketika menunjuk Pieter Huistra. Yang kini banyak digandrungi Borneo FC Fans.
Joaquin Gomez sendiri datang tak sendiri. Ia ke Samarinda didampingi Daniel Faria sebagai asisten pelatih. Pria Potugis kelahiran 5 Februari 1996 itu memiliki pengalaman sebagai analisis di tim usia muda Sporting Lisbon.
Apakah Joaquin Gomez bisa membawa keajaiban bagi Pesut Etam? [AHS/**]