KALTIMS.COM - Persib Bandung merasakan kekalahan perdana di BRI Liga 1 musim 2024-2025. Mereka takluk 0-2 dari Dewa United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat (17/1/2025). Kekalahan ini mematahkan rekor tak terkalahkan Persib Bandung di musim ini.
Alex Martins mencetak gol pembuka di menit ke-30. Meskipun Persib sebenarnya berusaha mengejar dengan memasukkan pemain baru seperti Gervane Kastaneer dan Robi Darwis di babak kedua, Dewa United tetap menguasai permainan. Gol kedua justru lahir, dicetak Septian Bagaskara pada waktu tambahan, sekaligus memastikan kemenangan 2-0 .
Kemenangan ini menjadi kemenangan perdana Dewa United atas Persib Bandung sejak promosi ke Liga 1, dan teramat spesial karena dibukukan di rumah lawan. Namun, kemenangan ini ternoda oleh aksi rasisme terhadap pemain Dewa United, Altalariq Erfa Aqsal Ballah. Insiden ini merusak keindahan sepak bola dan perlu ditindaklanjuti. "Maaf bang, tapi (saya) dirasisin, diteriakin monyet dan gesture. Saya hanya melambaikan tangan untuk mengatakan jangan, saya ga ada mancing," urai Alta melalui Instagram pribadinya.
Alta juga menunjukkan bukti komentar rasisme dari suporter yang diduga pendukung Persib, termasuk emoticon berbentuk monyet. "Semoga bukan bobotoh yang komen kaya gini, bakal sedih banget kalau masih ada yang tega rasis, say no to racism!", pilu Alta.
Alta juga mendapat dukungan dari rekan setimnya, Ady Setiawan dan Eqy Maulana Vikri, yang meminta Alta untuk tetap semangat. "Kami selalu bersamamu, one team one family," tulis Ady. "Semangat bro," timpal Egy.
Disisi lain, aksi rasisme tersebut berisiko berbuah hukuman dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, seperti denda atau larangan bermain. Persib Bandung sendiri telah memiliki rekam jejak pelanggaran disiplin, menduduki posisi kedua sebagai klub paling banyak melakukan pelanggaran di Liga 1 2023-2024. Bahkan di awal musim ini, Persib telah menerima sanksi berat, termasuk pengosongan Sebagian tribun dan larangan bermain tanpa penonton.
Profil Alta Ballah: Bek Kiri Muda yang Menjanjikan
Altalariq Erfa Aqsal Ballah, atau lebih dikenal sebagai Alta Ballah, adalah pemain sepak bola muda Indonesia yang lahir di Tangerang pada 30 Desember 2000. Ia bermain sebagai bek kiri dan sayap kiri untuk Dewa United di Liga 1.
Alta memulai karier juniornya di Borneo FC Samarinda (2018), Persib Bandung (2019), dan Persita Tangerang (2020). Ia kemudian memulai karier seniornya di Persita Tangerang (2021-2022) dengan 20 penampilan. Pada 2022-2023, ia bergabung dengan Persebaya Surabaya dan tampil 30 kali. Sekarang, ia memperkuat Dewa United.
Alta mencetak gol pertamanya untuk Persebaya pada 3 Februari 2023 melawan Borneo FC. Ia juga mencetak gol kedua pada 8 April 2023 melawan Persis Solo. Dengan kemampuan dan pengalaman yang dimilikinya, Alta siap menjadi bek kiri yang menjanjikan di Liga 1.
Alta adalah anak dari mantan pemain Persita Tangerang, Anthony Jomah Ballah. Ibu Alta berasal dari Samarinda, Kaltim. Alta menyelesaikan pendidikan di SMK Medika Samarinda. Dengan dukungan keluarga dan pendidikan, Alta bisa mengembangkan bakatnya di sepak bola. (AHS/**)