KALTIMS.COM - Untuk terus mencetak wasit muda berkualitas, Asosiasi Provinsi PSSI Kalimantan Timur (Asprov PSSI Kaltim) telah memberikan rekomendasi untuk kegiatan pelatihan wasit C3 yang akan dilaksanakan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) pada tanggal 20-27 April 2025.
Seperti diketahui, Askab PSSI Kutai Kartanegara telah mengajukan permohonan rekomendasi pelatihan wasit C3 kepada Asprov PSSI Kaltim. Surat permohonan rekomendasi ini sendiri diperlukan untuk mendukung pelaksanaan program prioritas Askab, yaitu pelatihan wasit tahun 2025. Pelatihan wasit C3 ini rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 20-27 April 2025 di Gedung Aula Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kutai Kartanegara.
Menurut Sekretaris Umum Asprov PSSI Kaltim, Supono, rekomendasi ini diberikan untuk memastikan bahwa pelatihan wasit C3 dapat berjalan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. "Iya, setelah kami dapat surat permohonan bahwa PSSI Kukar akan melaksanakan kursus wasit, kami langsung teruskan ke pusat, dan memberikan rekomendasi untuk pelatihan wasit C3 di Kukar itu agar kegiatan ini dapat berjalan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan," kata Supono kepada Kaltims.com pada Selasa (25/3) pagi.
Pelatihan wasit C3 ini akan diikuti oleh wasit-wasit muda dari Kabupaten Kutai Kartanegara dan akan dibimbing oleh instruktur berpengalaman. Seperti instruktur teknis Nurdin asal Bontang dan instruktur fitness Prasetyo Hadi asal Surabaya.
Sekretaris Umum Askab PSSI Kukar, Mahmudinnur menerangkan saat ini kebutuhan SDM perwasitan terus berkembang di banyak daerah. Apalagi usia produktifitas wasit dalam bertugas sangat terbatas.
Apalagi secara nasional diungkapnya, ada batasan usia wasit dalam memimpin suatu pertandingan resmi dibawah PSSI yaitu 45 Tahun. "Dan wasit-wasit yang dimiliki Askab PSSI Kukar banyak sekali yangg sudah melewati batas maksimal, dan Askab Kukar beberapa tahun terakhir ini belum pernah lagi melaksanakan pelatihan wasit dasar untuk rekruitmen SDM perwasitan handal, usia muda dan prosuktifotas dalam kinerjanya," ungkap pria yang akrab disapa Udin itu.
"Dengan ini patut sekali Organisasi Askab PSSI Kukar menempatkan salah satu prioritas kebutuhan SDM melalui pelatihan perwasitan untuk mendukung kinerja program lainnya yang saling keterkaitan dan ketergantungan," ungkapnya lagi.
Wajar jika, Asprov PSSI Kaltim pun berharap bahwa pelatihan wasit C3 yang dilaksanakan di Kukar ini dapat berjalan sukses dan sesuai dengan prosedur, sehingga akan bermunculan wasit-wasit baru dari Kutai Kartanegara dan Kaltim secara umum.
Sebab, dengan pelatihan dasar wasit yang akan dilakukan, para wasit usia muda sangat dibutuhkan kinerja profesional yang melek dengan regulasi dan peraturan yang sangat dinamis dan terus berubah dalam perbaikan melalui roll of the game. Apalagi wasit saat ini juga harus terbiasa dengan perangkat IT dalam mendukung penugasan.
"Harapan dari pelaksanaan pelatihan wasit C3 ini tentu saja kehadiran generasi milenial dengan usia prosuktif dari 20 sampai dengan 25 tahun banyak yang bisa memanfaatkan peluang ini," sahut Mahmudinnur.
Sementara itu, Exco Askab PSSI Kukar, H. Surya Agus mengatakan kegiatan pelatian wasit ini juga dapat digunakan sebagai upaya memperkuat database perwasitan di Kukar. "Nanti kita akan lakukan penyegaran dan wajib menjalankan compertest anggotanya minimal 3 bulan sekali untuk memantau perkembangan anggota wasit Askab PSSI Kukar, sehingga siap diturunkan dalam penugasan kegiatan baik turnamen dan atau pun kompetisi berbagai ti gkatan yang si laksanalan di lingkungan Askab PSSI kukar," pungkas H. Surya Agus . (AHS/**)