Mariano Peralta Calon Bintang Baru Borneo FC

KALTIMS.COM-Kemenangan tipis Borneo FC atas Bhayangkara Presisi Lampung FC di pekan pertama BRI Super League musim 2025/2026 yang dihelat di Stadion Segiri, Kota Samarinda, Jumat (8/8/2025) lalu, tak lepas dari peran Mariano Peralta.

Berkat gol tunggal yang dicetaknya menit ke-66, Pesut Etam sukses mengamankan tiga poin penuh dikandang.

Meski baru satu pertandingan, peran Mariano Peralta terlihat menonjol dan bisa dikatakan sebagai figur krusial yang tak hanya menjadi motor serangan, tetapi juga inspirator bagi rekan-rekannya.

Kehadiran pemain berpaspor Argentina ini telah mengubah dinamika permainan Pesut Etam, membawa mereka ke level kompetitif yang lebih tinggi.

Sebelum mendarat di Tanah Air dan menjadi idola baru di Samarinda, Mariano Peralta memiliki rekam jejak yang cukup panjang dan beragam di kancah sepak bola internasional. Lahir di Buenos Aires, Argentina, Peralta mengawali kariernya di klub-klub lokal Argentina.

Pengalaman bermain di liga-liga Amerika Latin, yang terkenal dengan intensitas dan teknik tinggi, telah membentuk fondasi permainannya.

Ia sempat malang melintang di beberapa klub Chili, Peru, dan bahkan Meksiko, sebelum akhirnya memutuskan untuk mencari tantangan baru di Asia. Di setiap klub yang dibelanya, Peralta selalu menunjukkan determinasi dan kualitas yang menjanjikan, meskipun belum mencapai puncak kariernya.

Adaptasi dengan berbagai gaya permainan dan tekanan kompetisi di berbagai negara telah menjadikannya pemain yang matang dan bermental baja. Pengalaman inilah yang kelak menjadi modal berharga saat ia hijrah ke Indonesia.

Mariano Peralta bukanlah tipikal gelandang serang yang hanya mengandalkan kecepatan atau kekuatan fisik. Ia adalah seorang playmaker klasik dengan visi bermain yang luar biasa.

Visi dan Umpan Mematikan. Ini adalah aset utamanya. Peralta memiliki kemampuan membaca permainan yang istimewa, memungkinkan dia untuk melihat celah terkecil di pertahanan lawan dan mengirimkan umpan-umpan terobosan akurat yang membelah lini belakang lawan. Baik umpan pendek maupun panjang, semuanya diukur dengan presisi tinggi.

Perannya sebagai "otak" di lini tengah sangat kentara. Ia mampu mengatur tempo permainan Borneo FC, kapan harus bermain cepat dan kapan harus menahan bola untuk mencari celah. Kehadirannya memberikan kontrol penuh terhadap ritme pertandingan.

Meski bukan seorang winger murni, Peralta memiliki kemampuan dribel yang efektif untuk melewati hadangan lawan di ruang sempit. Kontrol bolanya yang lengket membuatnya sulit direbut, memberikan waktu dan ruang lebih untuk menciptakan peluang.

Selain sebagai kreator, Peralta juga seringkali menjadi pencetak gol. Ia memiliki tendangan jarak jauh yang akurat dan terarah, seringkali menjadi solusi buntu ketika pertahanan lawan terlalu rapat.

Di Borneo FC, Peralta ditempatkan sebagai gelandang serang sentral atau terkadang sebagai gelandang box-to-box yang lebih ofensif. Perannya tidak hanya terbatas pada menciptakan peluang, tetapi juga turut aktif dalam fase transisi dan membantu pertahanan. Ia menjadi penghubung vital antara lini tengah dan lini serang, memastikan aliran bola berjalan lancar dan kreatif.

Ketika Borneo FC buntu dalam menyerang, bola seringkali dialirkan kepada Peralta, yang kemudian dengan tenang mencari solusi terbaik, entah itu umpan terobosan, umpan satu-dua, atau bahkan melepaskan tembakan spekulasi.

Kontribusinya dalam gol dan assist seringkali menjadi penentu hasil pertandingan. Lebih dari sekadar statistik, kehadiran Peralta memberikan dimensi baru bagi serangan Borneo FC, menjadikannya tim yang lebih variatif dan sulit diprediksi lawan.

Dengan pengalaman internasional yang matang dan kualitas individu yang luar biasa, Mariano Peralta bukan hanya sekadar pemain asing bagi Borneo FC, melainkan telah menjelma menjadi jantung yang memompa semangat dan kreativitas tim.

Kehadirannya adalah kunci penting dalam ambisi Borneo FC untuk meraih prestasi tertinggi di kompetisi sepak bola Indonesia.