KALTIMS.COM - Kekalahan Borneo FC Samariinda 3-2 dari tuan rumah klub Vietnam, Chong An Ha Noi (CAHN) FC di Hang Day Stadium, Vietnam, pada Kamis (6/2/2025), menjadi penentu kegagalan Pesut Etam dalam perjalanannya di turnamen internasional ASEAN Club Championship (ACC) Shoppe Cup 2024-2025.
Meskipun demikian, kekalahan tersebut tidak sepenuhnya menentukan nasib Borneo FC. Sebab, dipertandingan lain, kemenangan Buriram United atas Kuala Lumpur City FC 1-0 memastikan bahwa tim asal Thailand tersebut lolos sebagai runner-up grup B dengan 10 poin, sedangkan CAHN FC sebagai juara grup meraih 15 poin.
Borneo FC Samarinda secara resmi gugur dari kompetisi, meskipun telah menunjukkan permainan yang kompetitif selama turnamen. Pelatih Borneo FC asal Spanyol, Joaquin Gomez meski gagal tetap bangga dengan progres yang ditunjukkan timnya.
"Kami telah menyaksikan lonjakan perkembangan yang signifikan, dan ini merupakan pertanda yang sangat menggembirakan bagi Borneo FC. Pengalaman bermain di level internasional ini telah membuka mata kami akan potensi yang lebih besar. Kami yakin, setelah ini, kami akan muncul sebagai klub yang lebih tangguh, lebih solid, dan lebih siap untuk menghadapi tantangan yang lebih besar di masa depan" terang Joaquin Gomez.
Perkembangan positif yang dimaksud Joaquin Gomez antara lain peningkatan kualitas permainan, penambahan pengalaman bermain di level internasional, dan peningkatan kerja sama tim.
Kegagalan tersebut dapat dianggap sebagai langkah awal menuju kesuksesan di masa depan. Dengan pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama turnamen, Borneo FC Samarinda dapat mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan yang lebih besar di masa depan.
Meskipun hasil ini mengecewakan, Pelatih Joaquin Gomez tidak menyesali keputusan apa pun. Bagi Joaquin, partisipasi di turnamen internasional seperti ACC Cup merupakan kesempatan yang berharga. Pelatih berpaspor Spanyol itu menilai ACC Cup sebagai turnamen yang cukup baik dan berpotensi meningkatkan kualitas tim.
Joaquin juga menyadari bahwa dirinya hanya memimpin tim selama dua pertandingan di ACC Cup, melanjutkan kiprah Pieter Huistra. Joaaquin Gomez mengakui bahwa jika dirinya memegang tim sejak awal, hasilnya mungkin akan berbeda. Namun, dirinya tetap menghargai staf pelatih terdahulu yang telah membawa Borneo FC ke level ini.
"ACC Cup adalah ajang yang spektakuler, yang membuka jalan bagi kami untuk meningkatkan kekuatan tim. Dengan kesempatan ini, para pemain muda kami dapat menunjukkan kemampuan mereka dan mengembangkan mental yang lebih kuat, sehingga siap untuk menghadapi tantangan yang lebih besar di masa depan," papar Joaquin Gomez. (AHS/**)