Kalahkan PSS Sleman, Borneo FC Tutup Manis Perpisahan dengan Stadion Batakan

KALTIMS.COM - Pertandingan antara Borneo FC dan PSS Sleman dalam lanjutan pekan ke-21 BRI Liga 1 2024/2025 berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 bagi Borneo FC. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Batakan, Balikpapan, pada Minggu (2/2/2025) sore, menunjukkan performa solid dari skuad Pesut Etam meskipun harus bermain dengan 10 pemain di babak kedua.

Kemenangan ini tergolong spesial, sebab Borneo FC menjalani laga terakhir di Stadion Batakan Balikpapan, karena setelah ini mereka kembali ke Stadion Segiri Samarinda, setelah 1 musim lebih berstatus sebagai tim musafir ke Balikpapan.

Dalam pertandingan ini, Pelatih Joaquin Gomez kembali menerapkan formasi 4-3-3, yang menunjukkan fleksibilitas dan adaptabilitas tim dalam menghadapi lawan. Selain itu, keputusan untuk memasukkan Matheus Pato ke dalam starting lineup menunjukkan kepercayaan pelatih terhadap kemampuan pemain tersebut. Demikian pula, keputusan untuk mempercayakan Diego sebagai kapten tim menggantikan Stefano Lilipaly menunjukkan kepercayaan pelatih terhadap kemampuan kepemimpinan Diego.

Laga dimulai dengan agresivitas tinggi dari Borneo FC, yang langsung menunjukkan intensitas serangan sejak awal pertandingan. Hasilnya, pada menit ke-8, Dwiky "Mullet" Aras berhasil menjebol gawang PSS Sleman setelah menerima assist dari Peralta. Gol cepat ini membuat permainan semakin terbuka, dengan Pesut Etam terus menekan pertahanan lawan.

Meskipun kedua tim saling jual beli serangan, skor 1-0 bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan semakin meningkat. Borneo FC sempat menghadapi tekanan berat dari PSS Sleman yang berusaha mencari gol penyama kedudukan. Namun, mistar gawang dan penyelamatan luar biasa berkali-kali dari kiper Nadeo Argawinata menggagalkan peluang emas tim tamu.

Pada menit ke-69, petaka menimpa Pesut Etam. Habibi Yusuf yang baru 10 menit merumput menggantikan Pato harus mandi lebih cepat setelah menerima kartu merah langsung akibat pelanggaran terhadap pemain lawan, Habibi kedapatan memperlihatkan reaksi tambahan ketika berduel dengan seorang pemain lawan. Dengan hanya 10 pemain tersisa, Pesut Etam dipaksa bertahan lebih dalam menghadapi gempuran Elang Jawa.

Meski dalam tekanan, barisan pertahanan Borneo tetap kokoh dan disiplin. Intensitas serangan lawan meningkat drastis, namun Borneo tetap mampu memberikan perlawanan dengan serangan balik cepat. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap bertahan 1-0 untuk keunggulan Borneo FC.

Laga ini juga diwarnai dengan tingginya tensi permainan, terbukti dengan keluarnya 8 kartu kuning dan 1 kartu merah sepanjang pertandingan. Kemenangan ini membawa Borneo FC naik ke posisi 7 klasemen sementara BRI Liga 1 dengan tambahan tiga poin berharga.

Performa solid meski bermain dengan 10 pemain menunjukkan mentalitas tangguh skuad asuhan Joaquin Gomez, yang kini semakin percaya diri menatap laga-laga berikutnya. Kemenangan ini juga menunjukkan bahwa Borneo FC memiliki kemampuan untuk menghadapi tekanan dan menang dalam situasi yang sulit. (AHS/**)