KALTIMS.COM - Sesi konferensi pers usai laga Borneo FC, Minggu (18/5) malam tadi, berubah menjadi momen emosional yang tak terlupakan. Pelatih Joaquin Gomez, dengan suara parau dan terbata-bata, menumpahkan kesannya selama lima bulan berada di tim kebanggaan Samarinda ini.
Seolah pertanda perpisahan, Joaquin mendatangi satu-satu awak media untuk bersalaman, menerima ucapan terima kasih, dan berfoto bersama. Ekspresi wajahnya yang terharu dan mata yang berair, mengungkapkan betapa dalamnya emosi yang ia rasakan.
"Saya sangat emosional. Saya mencintai kota ini, suporternya, dan Indonesia. Saya mencintai liga ini, yang begitu sangat kompetitif. Saya menikmatinya," ucap Joaquin, mencoba menahan tangis.
Ia mengungkapkan rasa terima kasih atas apa yang ia terima selama berada di Samarinda, termasuk sambutan hangat dari masyarakat dan dukungan penuh dari suporter. Kondisi yang mengharuskan ia jauh dari keluarga, ternyata menjadi lebih mudah berkat kebaikan hati orang-orang di sekitarnya.
"Saya berharap, suatu hari nanti bisa kembali untuk merasakan perasaan ini. Memberikan sesuatu yang lebih banyak untuk fans, karena mereka pantas mendapatkannya," ucap Joaquin, dengan mata yang semakin berair.
Ia menilai Indonesia memiliki liga yang sangat baik dan akan bisa berkembang. Sembari menekankan, bahwa ia akan selalu mendukung hal-hal positif dalam perjalanan liga ini. Semua elemen, apakah pelatih, pemain, wasit, dan federasi, ia yakini akan semakin baik ke depannya.
Khusus untuk Samarinda, Joaquin merasakan banyak kesan positif. Ia menikmati semua waktunya dan akan merasa senang jika bisa berada di sini lebih lama. "Tapi, Anda tak selalu mendapatkan apa yang diinginkan dan harus terus maju ke depan," ungkapnya.
"Terima kasih atas cinta, dukungan, itu sangat berarti bagi saya dan semua pemain," pungkas Joaquin, dengan suara yang masih terharu. (AHS/**)