Duel Sengit Para Pemain Bintang Liga 1, Liga 2, dan Timnas Akan Tersaji di Piala Panglima TNI 2025

KALTIMS.COM-Deretan pemain bintang klub-klub Liga 1, Liga 2 dan Timnas Indonesia yang tercatat sebagai prajurit TNI akan terjun di Piala Panglima TNI 2025.

Piala Panglima TNI 2025 adalah ajang yang unik. Ini bukan hanya tentang memenangkan pertandingan, tetapi juga tentang kehormatan dan kebanggaan korps. Para pemain prajurit ini telah terlatih dengan disiplin militer yang ketat, yang kemudian mereka terapkan dalam permainan sepak bola. Fisik prima, mental yang kuat, dan kemampuan beradaptasi di bawah tekanan adalah modal utama yang membedakan mereka.

Turnamen ini bukan sekadar kompetisi, melainkan sebuah etalase bakat yang membuktikan bahwa para prajurit TNI mampu berprestasi di bidang apapun. Di balik seragam kebanggaan, mereka adalah atlet profesional yang siap memberikan yang terbaik untuk tim, korps, dan negara.

Piala Panglima TNI 2025 akan menjadi saksi, ketika para bintang lapangan hijau, yang juga seorang prajurit, menunjukkan jati diri mereka yang sesungguhnya.

Cabor sepak bola di Piala Panglima TNI akan diikuti empat tim yakni tiga tim dari matra berbeda yaitu PSAD (Angkatan Darat), PSAU (Angkatan Udara), PSAL (Angkatan Laut) serta satu tim dari MABES TNI.

Deretan pemain bintang di klub-klub Liga 1 yang akan tampil di Piala Panglima TNI sebut saja Muhammad Dimas Drajat (Persib Bandung), Syahrul Trisna Fadhilah (Borneo FC), Frets Butuan, Manahati Lestusen, dan Alwi Slamat dari Maluku United.

Belum lagi ada Didik Wahyu yang pernah membela Persik Kediri dan kini membela Sulsel United serta Roni Sugeng yang memperkuat FC Bekasi di Liga 2.

Mereka akan membela kesatuan mereka yakni Angkatan Darat (PSAD).

Sedangkan pemain yang membela PSAU tak kalah berkualitasnya sepeti Tegar Infantri pemain Persita Tangerang , Sandi Artha Samosir (Persija Jakarta), Yofhan Danu (Dewa United), Sansan Fauzi Khusaeni pemain senior yang malang melintang di sepakbola Indonesia dengan membela klub-klub besar Persija, PSIM, Madura United, serta Zahran Rizki Alamsah (Persijap).

Untuk Mabes TNI sendiri dipastikan diperkuat para pemain Timnas level usia yang baru saja resmi menjadi prajurit TNI seperti Arkhan Kaka pemain Persis yang juga membela Timnas U-20. Selain Arkhan ada nama lainnya dari Timnas U-20 seperti Iqbal Gwijangge (Barito Putera), Jehan Pahlevi (Persija), dan Muhammad Ikram Algiffari (Semen Padang).

Pelatih Mabes TNI, Mifthaudin Mukson mengatakan semua pemain sudah bergabung dengan tim masing-masing termasuk tim Mabes TNI sendiri.

Para pemain itu rutin setiap tahun diberikan izin klub masing-masing untuk memperkuat kesatuan masing-masing di Piala Panglima TNI.

"Personil di kesatuan jajaran Mabes TNI, Piala Panglima ini yang diikuti tiga angkatan ditambah Mabes TNI dan Kemenhan. Tapi,untuk cabor sepak bola hanya diikuti tiga matra, TNI AD, TNI AU, TNI AL, plus tim dari Mabes TNI. Kami dari tim Mabes TNI sudah melakukan persiapan," kata Miftahudin Mukson, Jumat malam (29/8/2025).

Turnamen ini menghadirkan format yang unik, mempertemukan tim-tim yang terdiri dari gabungan pemain-pemain Liga 1, Liga 2, dan Timnas Indonesia.
Hal ini menciptakan dinamika yang menarik, di mana rivalitas klub-klub luntur, digantikan oleh semangat persaudaraan dalam balutan kompetisi.

Publik akan disuguhkan tontonan langka, di mana pemain-pemain andalan dari klub-klub Liga 1 saling berhadapan, sementara talenta-talenta muda dari Liga 2 berkesempatan unjuk gigi di hadapan mata nasional.

Bagi tim Mabes TNI, menurut pria yang saat ini menyandang pangkat Mayor CPM ini, setiap Piala Panglima TNI digelar selalu dijadikan ajang untuk regerasi pemain yang tercatat sebagai prajurit TNI.

Piala Panglima TNI 2025 tidak hanya menjadi ajang unjuk gigi bagi para pemain, tetapi juga menjadi momentum bagi pelatih untuk meracik strategi terbaik. Kombinasi pemain dari latar belakang yang berbeda membutuhkan adaptasi dan pemahaman yang cepat. Pelatih-pelatih pun harus jeli dalam membaca karakter pemain dan meramu taktik yang efektif untuk memenangkan setiap pertandingan.

"Tim Mabes TNI sekarang ini sedang regerasi pemain dan sekarang hanya mempunyai 11 pemain (yang tampil di Timnas dan Klub). pemain-pemain yang kami panggil seperti Iqbal Gwijangge, Jehan Pahlevi, dan Muhammad Ikram Algiffari dan Arkhan Kaka. Semoga kehadiran pemain-pemain ini akan meningkatkan kualitas Pekan Olahraga Piala Panglima ini kedepannya," pungkas pria yang pernah menukangi PSMS Medan di Liga 2 ini.