KALTIMS.COM - Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) dan Djraum Foundation mengumumkan kerja sama selama 3 tahun untuk menggelar Hydroplus Piala Pertiwi U14 & U16 2025. Kompetisi ini akan menjadi ajang untuk mencari bakat-bakat muda sepak bola di Indonesia dan meningkatkan kualitas sepak bola di tanah air.
Hasil workshop HydroPlus Piala Pertiwi U14 dan U16 2025, yang diadakan pada tanggal 18-19 Maret 2025 di Hotel Santika Premiere Slipi, Jakarta, menunjukkan bahwa kompetisi ini akan diikuti oleh tim-tim dari seluruh Indonesia. Sistem kompetisi yang berbeda akan diterapkan untuk Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa. Untuk Pulau Jawa, sistem kompetisi akan digunakan, sedangkan untuk luar Pulau Jawa, sistem talent scouting akan diterapkan.
Kompetisi ini akan berlangsung dalam beberapa tahap, dimulai dari tingkat regional yang akan diadakan di beberapa kota di Indonesia. Diantaranya, Tangerang: 14-20 April 2025 (Sistem Kompetisi), Bandung: 21-27 April 2025 (Sistem Kompetisi), Kalimantan: 25-27 April 2025 (Sistem Talent Scouting), Cirebon: 20 April - 4 Mei 2025 (Sistem Kompetisi), Semarang: 5-11 Mei 2025 (Sistem Kompetisi), Nusra Bali: 9-11 Mei 2025 (Sistem Talent Scouting), Surabaya: 12-18 Mei 2025 (Sistem Talent Scouting) dan Sulawesi: 23-25 Mei 2025 (Sistem Talent Scouting).
Lalu babak regional dilanjutkan di Kudus: 19-25 Mei 2025, Sumatera Utara: 9-11 Juni 2025 (Sistem Talent Scouting), Jakarta: 9-15 Juni 2025 (Sistem Kompetisi), Malang: 9-15 Juni 2025 (Sistem Kompetisi), Sumatera Selatan: 13-15 Juni 2025 (Sistem Talent Scouting), Papua: 16-18 Juni 2025 (Sistem Talent Scouting), Surakarta: 16-22 Juni 2025 (Sistem Kompetisi) dan Yogyakarta: 23-29 Juni 2025 (Sistem Kompetisi).
Pemenang kompetisi ini akan menerima penghargaan berupa medali, bola emas, dan sepatu emas. Selain itu, tim-tim yang berpartisipasi juga akan mendapatkan kesempatan untuk berkompetisi di tingkat nasional. "Intinya kami di Kaltim siap menyukseskan agenda resmi dari pusat, ini juga selaras dengan keinginan kami di Asprov PSSI Kaltim yang komitmen terhadap perkembangan sepakbola wanita, terutama di usia muda," ungkap Sekretaris Umum Asprov PSSI Kaltim, Supono SH kepada Kaltims.com Rabu (19/3) malam.
Spesifikasi lapangan yang digunakan untuk kompetisi ini adalah Lapangan dengan ukuran 40-46 meter x 60-73 meter, dengan gawang berukuran 4,88 meter x 2,13 meter untuk Hydroplus Piala Pertiwi U14. Sedangkan Hydroplus Piala Pertiwi U16, ukuran lapangan adalah 100-110 meter x 64-75 meter, dengan gawang berukuran 7,32 meter x 2,44 meter.
Adapun skema permainan yang digunakan untuk kompetisi ini adalah 9 vs 9 untukHydroplus Piala Pertiwi U14, dengan waktu permainan 2 x 25 menit, tanpa extra time. Pergantian pemain dapat dilakukan 4 kali, dengan 3 slot pergantian. Lalu untuk Hydroplus Piala Pertiwi U16 adalah 11 vs 11, dengan waktu permainan 2 x 30 menit, tanpa extra time, Pergantian pemain dapat dilakukan 4 kali, dengan 3 slot pergantian.
Prosedur pendaftaran untuk kompetisi ini dapat dilakukan melalui sistem SIAP dengan catatan teruntuk anggota, atau calon anggota PSSI dan lembaga terafliasi. "Hasil dari workshop piala pertiwi ini, akan kami teruskan ke daerah, askab dan askot agar mereka menyebarkan informasi inim bagi kami ini bagus untuk perkembangan sepakbola putri, dan kami berharap akan bermunculan lebih banyak lagi pesepakbola wanita yang handak di Kaltim," pungkas pria yang akrab disapa Pono itu. (AHS/**)