KALTIMS.COM - Ketua Asosiasi Kota (Askot) PSSI Samarinda, Muhammad Sai'in, menyatakan bahwa kepengurusan baru akan bekerja keras untuk membawa kemajuan sepak bola Samarinda. Hal ini disampaikan dalam acara pelantikan kepengurusan Askot PSSI Samarinda yang berlangsung di Hotel Royal Park Samarinda, Selasa (8/4) malam lalu.
Dalam acara pelantikan, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Samarinda H Muslimin, mengingatkan bahwa mengurus organisasi olahraga bukan perkara gampang. Banyak hal yang harus dikorbankan, mulai dari waktu, pikiran hingga materi.
"Ketua askot harus bisa menggandeng pihak ketiga untuk memenuhi jalannya pembinaan dan peningkatan prestasi," pesan Muslimin.
Muslimin juga menambahkan bahwa pemerintah akan membantu dalam hal pembinaan, namun dengan catatan bahwa anggaran yang ada sangat terbatas.
"Alokasi akan dikucurkan lebih besar hanya saat menjelang multievent keolahragaan, seperti Popda dan Porprov. Tapi, dalam pembinaan reguler, pengurus dituntut untuk bisa memenuhi jalannya pembinaan dan peningkatan prestasi," jelas Muslimin.
Dari Asprov PSSI Kaltim, Syafruddin Duntu, meminta askot untuk taat pada statuta dan beradaptasi dengan aturan yang berlaku. "Kami berharap kawan-kawan bisa bekerja dengan baik dan memperkuat komunikasi dengan Asprov jika ada hal-hal yang kurang dimengerti," ucap Syafruddin.
Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda, Syaefuddin Zuhri, memberikan arahannya bahwa askot harus siap mengorbankan banyak hal untuk membawa sepak bola Samarinda lebih maju. "Semoga Kongres Biasa ini bisa menghasilkan yang terbaik dan lebih memajukan sepak bola Samarinda," tutupnya.
Dengan demikian, kepengurusan Askot PSSI Samarinda yang baru diharapkan dapat membawa kemajuan sepak bola Samarinda dan meningkatkan prestasi tim-tim sepak bola di Kota Tepian. (AHS/**)