Piala Soeratin U-13 Regional Samarinda: Antara Apresiasi dan Kekurangan

KALTIMS.COM - Kompetisi Piala Soeratin U-13 Regional Samarinda yang berlangsung sejak Senin (9/6/2025) lalu telah mendapat apresiasi positif dari berbagai pihak, termasuk klub-klub peserta. Namun, sebagai turnamen yang bertujuan menjaring bibit-bibit potensial, masih terdapat beberapa kekurangan yang perlu dibenahi. Salah satu kekurangan yang paling disorot adalah jadwal pertandingan yang dianggap tidak ideal.

Rully Padengke, pelatih Nahusam FC, mengeluhkan jadwal pertandingan yang tidak mempertimbangkan recovery para pemain. "Kalau dari saya, jadwal ini benar-benar tidak ideal. Walau pun, kejadian ini bukan pertama kalinya ya. Saya kurang tahu juga, apakah memang itu aturan langsung dari PSSI atau bagaimana," kata Rully.

Kompetisi Soeratin U-13 Zona Samarinda ini diikuti oleh 10 tim yang terbagi dalam 2 grup. Dengan target menyelesaikan kategori U-13 pada Sabtu (14/6/2025) lusa, Asosiasi Kota (Askot) PSSI Samarinda terpaksa mengatur jadwal pertandingan yang padat. "Artinya setiap hari kami harus bertanding. Bahkan ada yang 2 kali, pagi main, sorenya tanding lagi," ucap Rully.

Sekretaris Umum (Sekum) Askot Samarinda, Anton Wibowo, mengaku bahwa jadwal pertandingan yang padat tersebut terkait dengan persoalan waktu. "Ya, masalahnya memang di waktu," jawab Anton singkat. (RED)