Gunung Lingai Kerap Terendam Banjir: Pemkot dan Samarindans Harus Bertindak

KALTIMS.COM - Banjir di Kawasan Gunung Lingai, Kecamatan Sungai Pinang, telah menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan warga setempat. Fenomena banjir ini terjadi secara berulang setiap kali hujan dengan intensitas tinggi. Analisis lapangan menunjukkan bahwa penyebab utama banjir ini adalah drainase yang sempit dan lama tidak diperbaiki, serta sedimentasi yang menumpuk hingga setebal 1,5 meter di drainase.

Kondisi ini menyebabkan air tidak bisa mengalir dengan lancar dan meluap ke permukiman warga setiap kali hujan deras mengguyur. Ketinggian banjir yang pernah terjadi di kawasan ini mencapai 80 sentimeter, namun setelah adanya normalisasi dari pemerintah, ketinggian banjir tersebut berkurang menjadi sekitar 30 sentimeter.

"Dulu kalau hujan deras, airnya bisa setinggi pinggang orang dewasa. Alhamdulillah sejak adanya normalisasi dari pemerintah, sekarang banjirnya sudah berkurang menjadi sekitar 30 sentimeter. Tapi tetap saja ketinggian itu masih sangat mengganggu aktivitas warga," kata Dirham, Ketua RT 16 Gunung Lingai, seperti dilansir Sapos.

Namun, masalah banjir ini masih sangat mengganggu aktivitas warga. Oleh karena itu, perlu dilakukan tindakan yang lebih serius untuk menangani masalah ini. Normalisasi dan pelebaran drainase menjadi langkah utama yang harus segera dilakukan.

"Kami menemukan bahwa sedimentasi di dalam drainase mencapai 1,5 meter. Ini membuat air sulit mengalir. Solusi terbaik adalah memperlebar drainase agar bisa menampung lebih banyak air, sekaligus membersihkan endapan lumpur dan sampah yang menyumbat aliran air," urai Abdullah selaku Plt Camat Sungai Pinang.

Selain itu, perlu dilakukan pembersihan dan pelebaran drainase agar volume air hujan yang masuk ke saluran bisa tertampung dengan baik. Tanggung jawab menjaga kebersihan lingkungan tidak hanya terletak pada pemerintah, tetapi juga pada warga. "Kami, warga di sini, sangat berharap agar masalah ini segera mendapat perhatian serius dari pemerintah. Banjir ini sudah terlalu lama menjadi masalah," ungkap Dirham.

Oleh karena itu, perlu dilakukan edukasi dan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke dalam drainase. Dengan demikian, masalah banjir ini dapat diatasi secara efektif dan efisien.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke dalam drainase. Sebagus apa pun drainase yang dibangun, kalau masih ada sampah yang menyumbat, masalah banjir ini tidak akan selesai," pungkas Abdullah. (AHS/**)