KALTIMS.COM - Hujan deras yang mengguyur Kota Samarinda selama dua hari berturut-turut telah menyebabkan banjir di sejumlah wilayah kota. Genangan air yang terus meningkat di titik-titik vital telah melumpuhkan aktivitas warga dan berdampak pada ratusan jiwa.
Banjir ini telah menyebabkan ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa di sejumlah permukiman, memaksa warga untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman atau bertahan di lantai dua rumah mereka. Akses lalu lintas di ruas-ruas jalan utama juga lumpuh total, dengan kendaraan terjebak kemacetan panjang di tengah genangan air.
Kejadian ini mengingatkan kita pada banjir yang terjadi pada 12 Mei lalu, yang telah menyebabkan kerugian bagi banyak warga Samarinda. Kini, kejadian serupa berulang, dan warga Samarinda kembali terdampak.
Lapangan Latihan milik Borneo FC juga terimbas oleh banjir ini. Air berlimpah mengenangi seluruh kawasan milik mereka, menyebabkan kerusakan dan gangguan pada aktivitas tim.
"Kami masih melakukan pengecekan, jadi kami belum bisa lebih jauh berkomentar," ungkap Yuliansyah, penjaga Borneo FC Training Centre kepada Kaltims, Selasa (27/5) sore. (RED)