KALTIMS.COM - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengeluarkan mengeluarkan pernyataan yang menghebohkan dunia sepakbola Indonesia. Ya, ia Kembali melarang suporter tamu menyambangi stadion lain di kompetisi Liga 1 musim ini.
Keputusan ini diambil setelah Erick Thohir menyampaikan bahwa PSSI masih dalam proses pemulihan setelah kasus Kanjuruhan yang menyebabkan FIFA memberikan sanksi sebesar 15 persen.
"Saya berada di sini (Ketua Umum PSSI), karena kepercayaan FIFA dan pemerintah atas kasus besar di Kanjuruhan dan kita kena sanksi dari FIFA sebesar 15 persen," terang Erick.
Erick Thohir juga menyesalkan insiden yang terjadi di laga terakhir Liga 1, saat Persib Bandung menjamu Persis Solo. Adanya flare yang menyala, menurut Erick, harusnya tak perlu terjadi, terlebih laga tersebut dihadiri perwakilan dari FIFA.
"Kita tak bisa menyalahkan klub dan liga. Kita harus intropeksi diri terkait ulah suporter," ujar Erick lagi.
Larangan suporter away diberlakukan di musim ini, sampai batas waktu yang belum ditentukan. Keputusan ini tentu saja akan membuat suporter tim-tim Liga 1 kecewa, karena mereka tidak bisa lagi menyambangi stadion lawan dan mendukung tim kesayangan mereka secara langsung.
Dengan demikian, keputusan PSSI ini akan memiliki dampak yang signifikan terhadap atmosfer dan dinamika pertandingan Liga 1 musim ini. (RED)