Kembali Kerja, Politisi Kalsel Bawa Aspirasi Konstituennya

KALTIMS.COM - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menggelar rapat paripurna pembukaan masa persidangan II tahun 2024-2025 di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, 21 Januari 2025.

Salah satu Anggota DPR RI, Habib Aboe Bakar Alhabsyi, mengungkapkan kesiapannya kembali aktif dalam masa persidangan setelah menyelesaikan masa reses yang penuh dengan interaksi langsung bersama masyarakat dan mitra kerja di Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, kata Habib Aboe membawa berbagai aspirasi yang akan diperjuangkan di Senayan.

“Kita banyak bawa oleh-oleh berupa aspirasi dari Kalsel I. Saya berkomitmen untuk membawa semua aspirasi ini ke senayan, agar suara masyarakat dan mitra kerja dapat terwakili dengan baik,” ujarnya di Gedung DPR, Jakarta.

Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan DPR ini menerangkan, salah satu aspirasi masyarakat Kalimantan Selatan yang dicatatnya yaitu beratnya beban biaya hidup.

“Mereka menaruh harapan besar agar tidak ada kebijakan yang semakin memberatkan, terutama dalam hal perpajakan. Mereka berharap pemerintah tidak menaikkan pajak yang dapat memengaruhi daya beli masyarakat," tutur Anggota DPR RI dapil Kalsel I tersebut.

Selain itu,lanjut Anggota Komisi III DPR ini, masyarakat berharap pemerintah membantu perbaikan kondisi perekonomian. “Ada permintaan untuk menstabilkan harga pangan operasi pasar. Selain itu mereka berharap ada bantuan sosial untuk mendorong daya beli masyarakat”, terang Sekjend DPP PKS tersebut.

Di samping itu, aspirasi dari mitra kerja juga menjadi perhatian. Salah satunya datang dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kalimantan Selatan, yang berharap mendapatkan gedung baru untuk operasional mereka. Hingga saat ini, BNN masih menggunakan gedung pinjaman dari pemerintah provinsi.

“BNN Kalsel membutuhkan fasilitas yang lebih layak agar dapat menjalankan tugas dengan optimal, terutama dalam memberantas peredaran narkoba di daerah. Ini adalah kebutuhan mendesak yang harus kita perjuangkan,” tegasnya.

Tak hanya itu, para hakim juga menyampaikan harapan agar kesejahteraan mereka lebih diperhatikan. “Saya juga sempay menyerap aspirasi dari para hakim di dapil, mereka memerlukan perhatian tentang kesejahteraan. Dengan kesejahteraan yang layak akan mendorong profesionalisme dalam menegakkan hukum," Demikian Aboe Bakar. (NYP)