Indonesia Kukuhkan Empat Pesepakbola Wanita Berdarah Belanda sebagai WNI

KALTIMS.COM - Dalam rangka meningkatkan prestasi sepak bola nasional, pemerintah Indonesia telah melakukan naturalisasi empat pemain sepak bola berdarah Belanda. Proses naturalisasi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat tim nasional sepak bola putri Indonesia. Keempat pemain tersebut adalah Felicia Victoria de Zeeuw, Iris Joska de Rouw, Isa Guusje Warps, dan Emily Julia Frederica Nahon.

Mereka telah resmi menjadi warga negara Indonesia (WNI) setelah menyelesaikan proses naturalisasi yang dilakukan oleh Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (Dirjen AHU), Widodo, yang didampingi oleh Plh. Direktur Tata Negara Direktorat Jenderal AHU (Ditjen AHU), Hantor Situmorang.

Widodo menyatakan bahwa momentum ini bukan hanya tentang perubahan status kewarganegaraan semata, namun juga tentang harapan dan cita-cita besar dalam rangka membangun kemajuan Indonesia. "Momentum ini bukan hanya sekadar tentang perubahan status kewarganegaraan semata, namun juga tentang harapan dan cita-cita besar dalam rangka membangun kemajuan Indonesia," ujar Widodo dalam keterangan resminya.

Felicia Victoria de Zeeuw, Iris Joska de Rouw, Isa Guusje Warps, dan Emily Julia Frederica Nahon merupakan pesepak bola asal Belanda yang memiliki darah keturunan Indonesia. Mereka juga saat ini berkarier di Liga Belanda dan Belgia. Keempatnya resmi jadi WNI setelah melalui serangkaian proses naturalisasi atlet berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia.

Kehadiran Felicia Victoria de Zeeuw, Iris Joska de Rouw, Isa Guusje Warps, dan Emily Julia Frederica Nahon menambah daftar pemain naturalisasi untuk Timnas Putri Indonesia. Mereka mengikuti jejak Estella Loupatty dan Noa Leatomu yang sudah lebih dulu jadi WNI.

Widodo mengatakan bahwa kehadiran atlet diaspora yang memiliki darah keturunan Indonesia merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan kesempatan yang sama bagi mereka untuk membela Merah Putih. Pihaknya pun menegaskan siap mendukung semua proses naturalisasi untuk kepentingan prestasi olahraga nasional. (RED)