Reses Pandi Widiarto di Sangatta Utara: Jembatan Penghubung antara Generasi Muda, Perusahaan Besar, dan Masyarakat Kutai Timur

KALTIMS.COM - Untuk membangun masa depan Kabupaten Kutai Timur yang lebih cerah, anggota DPRD Kutai Timur dari Partai Demokrat, Pandi Widiarto turut mendorong penciptaan lapangankerja bagi generasi muda di Kutai Timur.

Hal itu diungkapkannya saat menggelar dialog langsung dengan masyarakat di Jalan Damai 7 RT 41 Sangatta Utara pada Selasa, 11 Maret 2025. Dalam pertemuan ini yang juga bagian dari kegiatan resesnya tersebut, Pandi menegaskan komitmennya untuk mendukung pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja yang lebih luas bagi generasi muda Kutai Timur.

Pandi menyadari bahwa banyak lulusan sekolah dan perguruan tinggi menghadapi kesulitan dalam mencari pekerjaan. Oleh karena itu, ia akan mendorong program-program yang berfokus pada peningkatan keterampilan, pelatihan kerja, serta kemitraan dengan dunia usaha. Dengan demikian, diharapkan peluang kerja dapat semakin terbuka luas bagi putra-putri daerah.

"Kita harus memikirkan bagaimana Kutai Timur dapat menjadi tempat yang bersahabat bagi generasi muda. Jangan sampai anak-anak kita yang sudah lulus kuliah kesulitan mencari kerja dan mengganggur," kata Pandi.

Pandi juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menciptakan generasi muda yang mandiri, produktif, dan siap bersaing di dunia kerja. Dengan kerja sama yang kuat, diharapkan Kutai Timur dapat mencetak generasi muda yang berkualitas dan siap membangun masa depan yang lebih baik.

"Mari kita bersama-sama membantu pemerintah untuk menciptakan lapangan kerja yang layak bagi generasi muda," urainya lagi.

Tak hanya itu, Pandi Widiarto, yang baru-baru ini ditunjuk sebagai ketua Pansus Rancangan Performatur Daerah Keolahragaan Kutai Timur itu menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam reses pertama masa reses kedua.

Ia menekankan pentingnya menjaga kepentingan masyarakat sebagai wakil rakyat dan memastikan bahwa semua aspirasi yang disampaikan akan disuarakan di DPRD. Dalam reses tersebut, warga mengangkat berbagai persoalan, mulai dari bantuan sosial (bansos), infrastruktur, hingga dukungan bagi UMKM dan posyandu.

Pandi memastikan bahwa seluruh usulan ini akan menjadi bahan untuk program pemerintah di tahun 2026. Selain itu, Pandi juga menyoroti pentingnya kesiapsiagaan terhadap kebakaran, terutama di daerah dengan kepadatan penduduk yang semakin meningkat.

Ia menekankan perlunya kolaborasi yang lebih erat antara RT dan relawan pemadam kebakaran agar masyarakat lebih siap dalam menghadapi potensi bencana tersebut. Pandi juga menyampaikan harapannya untuk percepatan fungsi pelabuhan di Kutai Timur.

Ia menjelaskan bahwa pelabuhan tersebut masih dalam proses pembangunan dan belum bisa digunakan sepenuhnya. Namun, ia berharap agar pengoperasian pelabuhan bisa dipercepat dan memberikan manfaat bagi daerah.

Saat itu, di tengah kemajuan ekonomi yang didukung oleh keberadaan perusahaan besar di Sangatta, Pandi Widiarto menilai masih banyak masyarakat Kutai Timur yang kebutuhan dasar mereka belum terpenuhi, seperti listrik yang belum ada dan jalan yang masih rusak.

Untuk itu, ia ingin dampak positif dari banyaknya perusahaan besar di Kutai Timur juga dirasakan masyarakat Kutai Timur secara menyeluruh, terutama di ibukota kabupaten. (AHS/**

Pho:
Dok. Pandi Widiarto