KALTIMS.COM - Pengurus Cabang (Pengcab) Perpani Kalimantan Timur (Kaltim) sepakat memberikan dukungan penuh kepada Sutomo Jabir sebagai legislator Kaltim periode 2019-2024. Keputusan ini diambil setelah Sutomo Jabir membuktikan komitmennya dalam meningkatkan prestasi panahan Kaltim.
Pada PON XXI/2024 Aceh-Sumatra Utara, panahan Kaltim mencetak rekor baru dengan meraih 2 medali emas, 3 perak, dan 1 perunggu. Capaian ini melampaui prestasi terbaik sebelumnya yang hanya meraih 2 emas, 1 perak, dan 1 perunggu.
Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah Aras menyatakan bahwa capaian ini merupakan bukti nyata dari komitmen Sutomo Jabir dalam mengembangkan panahan Kaltim. "Menurut catatan saya, capaian terbaik panahan Kaltim sepanjang sejarah adalah 2 emas, 1 perak, dan 1 perunggu. Jadi capaian ini adalah rekor baru untuk panahan Kaltim. Jadi tidak heran kalau 10 pengcab kembali mempercayakan jabatan ketua Pengprov Perpani Kaltim kepada Pak Sutomo Jabir,” jelas Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah Aras seperti dilansir situs resmi KONI Kaltim.
Rusdi berharap panahan Kaltim bisa jadi salah satu tombak tajam baru yang bisa membantu Kaltim mewujudkan harapan Gubernur Rudy Mas’ud: Kaltim finis di tiga besar pada PON 2028. Rusdiansyah juga berharap bahwa panahan Kaltim bisa menjadi salah satu "tombak tajam" baru yang bisa membantu Kaltim meraih posisi tiga besar pada PON 2028.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Kaltim Rasman menyatakan bahwa pengelolaan organisasi yang baik merupakan kunci sukses dalam meraih prestasi. "Prestasi tidak bisa datang sendiri. Tapi harus diawali dengan pembinaan organisasi yang baik. Dan itu berhasil ditunjukkan oleh Perpani Kaltim," urai Rasman.
Ketua Bidang Organisasi Pengurus Pusat (PP) Perpani Suheriyanto juga menyatakan bahwa Kaltim telah menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan panahan. Sutomo Jabir berterima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan kepadanya. dia juga berharap bahwa dengan kerja keras dan dukungan dari semua pihak, panahan Kaltim bisa menjadi kekuatan yang lebih kuat dan berprestasi di masa depan.
"Tetapi Kaltim menunjukkan komitmennya. Sebelum masa kepengurusan berakhir, mereka sudah melaksanakan musprov. Wajar kalau kemudian Kaltim menjadi episentrum pembinaan panahan berprestasi di Kalimantan. Dan, yang terbaik di luar Jawa. Sudah harus ditentukan sejak sekarang. Dicari yang kira-kira sesuai hasil evaluasi. Yang paling penting adalah konsistensi atlet,” pungkasnya. (RED)