Piala Soeratin 2025: Wajib Digelar di Regional Kota/Kab, Asprov PSSI Kaltim Siapkan Putaran Provinsi

KALTIMS.COM - Kompetisi Piala Soeratin di tiga kategori usia menjadi salah satu agenda yang menjadi fokus utama Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Kaltim. Namun, sebelumnya askab/askot diminta untuk lebih dulu menggelar turnamen di daerah masing-masing, sebagai ajang seleksi perwakilan klub di level provinsi.

Sekretaris Umum (Sekum) Asprov PSSI Kaltim, Supono, menjelaskan bahwa turnamen seleksi di daerah masing-masing harus dimulai pada Juni nanti. "Khusus untuk Soeratin, kami minta kabupaten/kota bisa dimulai Juni nanti, untuk memilih klub yang akan berlaga di regional provinsi," ujarnya.

Sesuai edaran yang sudah disebarkan, Supono kembali mengingatkan bahwa peserta kompetisi regional adalah klub atau sekolah sepak bola (SSB) di daerah masing-masing. Selain itu, wajib menjadi perhatian adalah pemain yang didaftarkan, harus merupakan putra asli daerah, tidak boleh menggunakan atlet luar.

"Misalnya di regional Askab Kutai Kartanegara (Kukar), harus pemain asli Kukar. Tidak boleh dari kabupaten lain apalagi luar provinsi," tegas Supono menekankan.

Exco Bidang Kompetisi Asprov Kaltim, Fajrian Nur, memastikan bahwa Soeratin U-13 dan U-15 di tingkat provinsi kembali akan berkolaborasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraha (Dispora) Kaltim. Serupa dengan sebelumnya, turnamen ini nantinya akan bertajuk Piala Gubernur.

"Jadi ini juga menjadi komitmen dari pemprov untuk menggali potensi pesepakbola muda daerah," ucap Fajrian.

Mengingat kolaborasi dengan Dispora hanya mencakup U-13 dan 15, perhelatan kelompok U-17 akan melihat kondisi lebih dulu. Artinya, asprov masih menunggu kepastian daerah mana yang bersedia menjadi penyelenggara.

Akan tetapi, yang jelas bahwa semua kompetisi di 3 kategori usia ini akan lebih dulu digelar di tingkat kabupaten/kota.

"Ketika sudah regional Kaltim, U-13 dan 15 kemungkinan besar akan digelar di Samarinda, karena ini kolaborasi bersama Dispora. Sedangkan untuk U-17 masih lihat kondisi, siapa tahu ada daerah yang berminat menjadi host," jelas Fajrian menyudahi. (RED)