KALTIMS.COM - Kejuaraan KONI-Bayan Championship 2025 yang berlangsung selama 3 hari, dari Senin (30/6/2025) hingga Rabu (2/7/2025), telah mencapai akhir. Inkado Kaltim berhasil keluar sebagai juara umum, diikuti oleh Inkai Kaltim dan KKI Kaltim di posisi ketiga.
Turnamen ini mempertandingkan dua nomor, kata dan kumite, dengan 88 kelas open dan 52 nomor di kategori festival. Selain itu, turnamen ini juga mempertandingkan kategori usia, mulai dari kelas usia dini, pra pemula, pemula, kadet, junior hingga kelas senior.
Pengawas Wasit Pengurus Besar (PB) Federasi Olahraga Karate Do Indonesia (Forki), Ellong Tjandra, menyatakan bahwa turnamen ini berlangsung lancar, aman, dan tanpa ada kendala sedikit pun. "Semua di-manage dengan rapi, di mana pesertanya mencapai 1.800 orang dan bisa diselesaikan dalam 3 hari saja. Saya rasa ini luar biasa, apalagi ini ditunjang dengan venue yang sangat bagus sekali," puji Ellong.
Ellong juga mengaku akan melaporkan kegiatan ini kepada Ketua Umum PB Forki dan meminta gelaran di Samarinda ini bisa ditiru oleh daerah lainnya di Indonesia.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) KONI Pusat, TB Lukman Djajadikusuma, sangat terkesan dengan antusiasme para atlet usia dini di kejuaraan ini. Ia berharap, kolaborasi KONI dan PT Bayan Resources ini bisa terus berlanjut setiap tahunnya.
"Yang jelas ini akan terus kami kembangkan. Bukan sekadar kompetisi, tapi juga nanti dari masing-masing pengprov empat cabor bersama KONI Kaltim di KONI-Bayan ini bisa membuat talent scouting, untuk bisa menjaring atlet-atlet potensial agar bisa dibina lebih lanjut," ujar Lukman.
Hasil kejuaraan ini menetapkan Inkado Kaltim sebagai juara umum, dengan mengumpulkan 20 emas, 17 perak, dan 19 perunggu. Di tempat kedua ada Inkai Kaltim dengan raihan 16 emas, 12 perak, dan 20 perunggu. Diikuti, KKI Kaltim setelah mengoleksi 10 emas, 9 perak, dan 8 perunggu.
Pelatih kata Inkado Kaltim, Dedi Rahmat, menyatakan bahwa hasil ini berkat kerja keras semua pelatih dan atlet, serta dukungan dari para orang tua. "Terima kasih kami juga sampaikan kepada KONI dan Bayan dengan adanya kejuaraan ini. Semoga ini bisa terus berlanjut dan bisa membawa kemajuan bagi karate Kaltim," harap Dedi. (RED)