KALTIMS.COM - Dalam konteks pengembangan olahraga di Kalimantan Timur, Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Kaltim menghadapi tantangan signifikan dalam mempersiapkan diri untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun depan. AFP Kaltim belum melakukan persiapan apa pun terkait Porprov, sementara mereka lebih fokus pada penyelenggaraan beberapa event kejuaraan di tahun ini, seperti rencana Piala Gubernur dan Liga Nusantara (Linus) regional Kaltim.
Ketua AFP Kaltim, Adnan Faridhan, menyatakan bahwa AFP Kaltim masih menunggu kejelasan apakah futsal akan dipertandingkan di Kabupaten Paser. "Kami belum menerima informasi resmi tentang status futsal di Porprov, namun kami siap untuk mempersiapkannya jika futsal dipertandingkan," tegasnya. Hal ini menunjukkan bahwa AFP Kaltim masih menunggu kejelasan tentang status futsal di Porprov.
Pernyataan Adnan ini cukup beralasan, karena Porprov merupakan ajang seleksi untuk melanjutkan ke PON dan babak kualifikasinya, yang juga melibatkan regulasi terkait usia pemain. Meskipun Ketua Umum KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras, menyatakan bahwa cabor peraih emas akan dipertandingkan di Porprov sebagai bentuk apresiasi, Adnan menekankan bahwa keputusan akhir tergantung pada PB Porprov. "Keputusan tentang status futsal di Porprov sepenuhnya tergantung pada PB Porprov, karena ini merupakan jenjang menuju PON," jawab Adnan.
Meski demikian, Adnan meyakini bahwa federasi pusat akan terus melakukan komunikasi untuk mempertahankan futsal di PON 2028 mendatang. "Federasi pusat pasti akan terus berupaya untuk mempertahankan futsal di PON, mengingat popularitas olahraga ini di kalangan masyarakat," tutupnya. (AHS/**)
Photo: Dok. AFP Kaltim