KALTIMS.COM - Gelaran Ramadhan Futsal Cup 2025 yang berlangsung pada 15-25 Maret 2025 di Gedung Serba Guna Kompleks Gelora Kadrie Oening Samarinda, telah membuktikan bahwa olahraga futsal masih memiliki daya tarik yang luar biasa di kalangan masyarakat. Turnamen ini, yang digagas oleh Allstar Apparel Samarinda bekerja sama dengan Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Kaltim, telah menarik perhatian sebanyak 41 tim yang ikut ambil bagian.
Euforia dan antusiasme masyarakat mencapai puncaknya pada babak final turnamen, yang mempertemukan Pesut Tonk Cool dan Savu Island FC. Tiket masuk yang dibanderol Rp 25 ribu itu ludes terjual, menunjukkan bahwa masyarakat memiliki minat yang besar terhadap olahraga futsal.
Dari sisi penyelenggaraan, turnamen ini tidak hanya sukses dari sisi antusiasme penonton, tetapi juga menyajikan kualitas pertandingan yang berkelas. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran beberapa tim dan pemain dari Liga Pro yang ikut ambil bagian dalam turnamen ini. "Keseluruhan ada 41 tim peserta dengan 7 di antaranya dari Liga Pro. Lalu rata-rata di setiap tim itu ada sepuluh pemain Liga Pro," terang ketua panitia turnamen M Yusuf.
Ketua AFP Kaltim Adnan Faridhan mengaku tak menyangka antusias masyarakat begitu luar biasa di turnamen ini. Ia juga memberikan apresiasi kepada para pemilik klub yang berani mendatangkan pemain-pemain top nasional untuk memperkuat timnya. "Tak disangka antusiasnya luar biasa. Mudah-mudahan ini bisa terus berlanjut, sampai nanti kita punya perwakilan klub sendiri di Liga Pro," Adnan memberikan apresiasi dan harapannya.
Melihat kesuksesan acara ini, AFP berencana untuk menggelar turnamen serupa di September nanti. Adnan mengatakan turnamen tersebut nantinya akan dikonsep lebih besar lagi dengan mengundang tim-tim yang berkompetisi di kasta tertinggi futsal nasional. "Mungkin nanti kami akan menggelar Piala Gubernur Cup. Setelah ini saya akan menghadap ke gubernur untuk mengkomunikasikannya," jelas Adnan.
Memilih September untuk turnamen berikutnya, bukan tanpa alasan. Adnan mengatakan saat itu adalah masa persiapan sebelum kompetisi Liga Pro bergulir. "Jadi nanti turnamen ini bisa menjadi semacam ajang pra musim," tutup Adnan. (AHS/**)