Harapan dan Optimisme ESI Samarinda terhadap Kepengurusan ESI Kaltim Periode 2025-2030

KALTIMS.COM - Melalui proses Musyawarah Provinsi (Musprov) ESI Kaltim yang diselenggarakan di Kantor GPE Samarinda pada tanggal 20 Maret 2025, Brigjen TNI Aldrin Ali Bahasoan telah ditunjuk sebagai Ketua Umum ESI Kaltim periode 2025-2030. Kepengurusan ESI Kaltim periode 2025-2030 memiliki beberapa fokus strategis, salah satunya adalah menjadikan e-sports sebagai ekosistem di Bumi Etam.

Menurut Ketua Harian ESI Kaltim, Darwin Tandrin, dalam sebuah wawancara dengan awak media setelah Musprov berlangsung, ESI Kaltim telah menjadi salah satu organisasi yang paling aktif dalam melakukan kegiatan e-sports di Kalimantan Timur.

"ESI Kaltim sejauh ini sudah melaksanakan beberapa kegiatan, baik yang di bawah kendali langsung kami maupun yang berada di bawah binaan ESI kabupaten dan kota. ESI Kaltim menjadi salah satu daerah yang aktif melakukan pembinaan," paparnya.

Di sisi lain, Ketua ESI Kota Samarinda, Arief Rahman Hakim, mengungkapkan harapan besar terhadap kepengurusan ESI Provinsi Kalimantan Timur yang baru. Sebagai bagian struktur kota dan kabupaten, ESI Samarinda memiliki peran yang vital dan fundamental.

"Karena kabupaten kota secara langsung bersentuhan dengan talenta muda, sehingga peran ESI kabupaten kota, terkhusus ESI Samarinda, diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam rekrutmen talenta muda kita," ungkap Arief.

Menurut Arief, untuk kedepan, kerja sama e-sports tidak hanya dilakukan antara Samarinda dengan provinsi. "Tapi saya ingin dengan kepemimpinan baru bisa mengajak pengembang game, seperti Mobile Legend dengan Moonton, Free Fire dengan Garena, PUBG dengan Tencent, untuk dibawa ke Kaltim. Kami siap untuk mengawal, untuk menjadikan Kaltim sebagai sentral perputaran e-sports, sentral multi-event, yang diadakan secara resmi oleh PP ESI sebagai tuan rumah," bebernya.

Pengembangan ekosistem e-sports di Kaltim sendiri, untuk saat ini dianggap telah berjalan dengan optimal. Perputaran liga lokal seperti ML, PUBG, FF, dan beberapa sektor gaming lainnya terus berjalan maksimal.

Terlebih keberadaan e-sport provinsi Kaltim yang baru. Diharapkan, Kaltim siap untuk lebih mumpuni dalam menatap pelaksanaan pra porprov menuju porprov di Paser pada tahun 2026. "Ini akan menjadi momentum penting dalam pengembangan ekosistem e-sports di Kaltim," terang Arief.

Seperti diketahui, Kaltim khususnya Samarinda, diungkapkan Arief memiliki asa lebih. Sebab, bibit e-sports Samarinda sudah dikenal luas atau dalam artian tidak hanya jago kandang.

"Karena saat ini kita sudah mampu berbicara nasional dan internasional. Untuk itu, ini jelas menjadi perhatian lebih untuk pembinaan generasi muda, Gen Z, dan Gen D, generasi milenial yang melek terhadap kemajuan dunia digital kedepannya," pungkasnya. (AHS/**)